Awasi Demam Berdarah

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yg disebabkan oleh nyamuk aedes aegypty. Dalam tulisan ini saya akan membahas apa sajakah gejala yg ditimbulkan oleh penyakit tersebut serta pencegahan dan pengobatannya.

Gejala-gejala penyakit demam berdarah ini timbul setelah melewati masa inkubasi 3 – 5 hari sejak seseorang terserang virus dengue.

Adapun gejala-gejala dari penyakit demam berdarah adalah

♥ Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari ( 38-40 derajat celsius ).

♥ Perasaan menggigil, nyeri kepala, nyeri saat menggerakan bola mata dan nyeri punggung pada awal gejala.

♥ Tampak bintik- bintik merah ketika diperiksa dengan metoda uji torniquet.

♥ Terjadi pembesaran hati ( hepatomegali ).

♥ Tekanan darah menurun sehingga menyebabkan syok.

♥Terjadi penurunan trombosit di bawah 100.000/mm3 dan terjadi peningkatan hematokrit diatas 20 %.

♥ Pada tingkat lanjut terjadi mimisan dari hidung dan gusi.

♥Terjadinya melena ( buang air dengan kotoran berupa lendir yang bercampur darah ).

♥ Tampak bintik-bintik merah sebagai bentuk dari pecahnya pembuluh darah.

♥ Demam yang dirasakan menyebabkan pegal dan sakit pada sendi

Hal-hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit demam berdarah, sebagai berikut:

♣Melakukan kebiasaan baik, seperti makan makanan bergizi, rutinolahraga, dan istirahat yang cukup

♣Memasuki masa pancaroba, perhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal dan melakukan 3M, yaitu menguras bak mandi, menutup wadah yang dapat menampung air, dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang perkembangan jentik-jentik nyamuk, meski pun dalam hal mengubur barang-barang bekas tidak baik, karena dapat menyebabkan polusi tanah. Akan lebih baik bila barang-barang bekas tersebut didaur-ulang

♣Fogging atau pengasapan hanya akan mematikan nyamuk dewasa, sedangkan bubuk abateakan mematikan jentik pada air. Keduanya harus dilakukan untuk memutuskan rantai perkembangbiakan nyamuk;

♣Segera berikan obat penurun panas untuk demam apabila penderita mengalami demam atau panas tinggi

CARA MENDETEKSI DAN PENANGANAN :
Sebenarnya sederhana saja, bila kita panas, pada hari kedua bila tidak ada penurunan dari gejala panas meskipun sudah diberi antiiotika dan penurun panas, maka kita harus memeriksakan darah lengkap pada laboratorium. Meskipun hasil nya mungkin thrombosit kita masih normal diatas 150.000. Tetapi hasil ini adalah sebagai acuan bila kita memeriksakan lagi pada keesokan harinya.
Bila hasil lab yang kedua ternyata ada penurunan nilai thrombosit melebihi 50.000, meskipun hasilnya yang kedua masih diatas 150.000 tetapi ini sudah menunjukkan kecurigaan yang tinggi bahwa penderita menderita demam berdarah.

Langkah selanjutnya adalah pemberian infus yang harus diberikan di rumah sakit atau puskesmas.
Bila penderita sejak dini sudah ditangani oleh infus, maka sangat kecil kemungkinan terjadi shock karena kebutuhan cairan darah tercukupi oleh cairan infus meskipun thrombosit terus turun sampai dibawah 80.000.
biasanya paling lambat pada hari ketujuh thrombosit akan naik lagi.

Akan tetapi bila menunjukkan pendarahan meskipun thrombosit penderita masih tinggi diatas 80.000, harus segera diberikan tranfusi plasma untuk mencegah terjadinya pendarahan yang hebat dan kemungkina terjadinya shock.

Pada penderita awam biasanya masuk ke RS dalam kondisi kritis, maka kondisi ini akan menyulitkan tim medis untuk merecover penderita, sehingga pada kasus2 tertentu tidak tertolong lagi.

Jadi jangan diabaikan untuk segera memeriksakan darah lengkap pada laboratorium sedini mungkin.

Pada penderita demam berdarah yang terkena untuk kedua kali(ditandai oleh hasil IgG dengue yang positif) akan memberikan gejala yang lebih parah ditandai oleh turunnya thrombosit pada kasus2 tertentu bisa mencapai 14.000 saja. Disini selama tidak ada gejala pendarahan para dokter biasanya masih mengandalkan infus aja sambil menunggu lewatnya masa kritis setelah hari ketujuh(paling lambat).

CARA MENCEGAH:l
Dengan pemberian ABATE(LARVASIDAE) untuk membunuh jentik2 nyamuk, dengan cara menyiramkan ke tempat saluran air dirumah atau daerah2 yang tergenang air.

Mencegah terjadinya genangan air pada daerah sekitar kita yang memungkinkan menjadi tempat sarang nyamuk misalnya kaleng-2 yang tergenang air.

Semoga informasi yg telah saya ambil dari berbagai sumbef dapat memberikan anda banyak info untuk menjaga kesehatan dan lebih memperhatikan lingkungan sekitar agar terhindar dari berbagai penyakit. Kesehatan lebih berharga dibanding apapun.

Sekian dari saya. Bila ada saran ataupun masukkan dapat dikirimkan melalui email saya :

agustina.dwike@yahoo.com

Terima Kasih.

Dan ini adalah sumber-sumber yg telah membantu saya dalam menuliskan tulisan ini :

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080414154025AAZPKe9

http://www.sobatsehat.com/communicable-disease/kenali-10-gejala-gejala-penyakit-demam-berdarah/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: